Aku, Kamu, Kita

Hey, Kamu!
Sudah lama sejak terakhir kali kita duduk bersama, berbicara
Walau hanya aku saja yang mengeluarkan suara
Tapi aku tahu, kamu mendengarkan dengan seksama

Hey, Kamu!
Biarkan aku menyampaikan seuntai kata
Tentang beberapa hal yang membuatku betanya - tanya
Tentang kita, tentang rasa, juga tentang 'dunia'
Walaupun aku tak tahu definisi 'dunia'
Dunia yang nyata, ataukah dunia drama ?

Hey, Kamu!
Kalau kamu sedih, kenapa tidak menangis aja ?
Kalau kamu marah, kenapa tak luapkan saja ?
Kecuali bahagia, yang selalu kau tunjukkan
Walau dengan atau tanpa kamera
Kenapa tak teriak sekencang - kencangnya ?
Kenapa kau tahan semuanya ?
Kenapa kau maafkan semua ?
Semuanya
Kecuali aku
Atau harus ku sebut kita ?
Apa memang bagimu, memaafkan orang lain lebih mudah ?
Atau jangan - jangan memang aku yang salah ?
Ah, Ya.
Orang lain ak ada kaitannya dengan kita
Aku lah satu - satunya orang yang membuatmu terluka
Aku yang sesalu ingin meminta maaf namun tak penah bisa mengucap kata

Hey, Kamu! Aatau kusebut aku ?
Bukankah setiap manusia punya kesempatan kedua ?
Atau aku telalu banyak menggoreskan luka ?
Maaf, sekali lagi maaf
Aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama
Tapi, apakah janji ini pernah ku sampaikan ?
Ah, sekali lagi aku minta maaf karena teah melupakan
Beri aku sekali lagi kesempatan
Akan kugunakan sebagi pembelajaran di masa depan

Hey, Kamu!
Aku tahu ini memang salahku
Tapi, bukankah kita adalah satu ?
ah, iya. aku tahu.
Karena itu kamu tak memaafkanku

Hey, Kamu!
Aku tidak marah padamu
Aku sama sekali tidak membencimu
Aku malu padamu, pada diriku
Aku merasa rendah dihadapanmu
Aku telah gagal menjagamu
Apa karena ita terlalu sibuk menjaga perasaan orang lain ?
sampai lupa kehadiran satu sama lain
Ah, sudahlah.
Ini bukan tentang mereka diluar sana
Ini hanya tentang aku dan kamu
Ini tentang kita

Hey, Kamu!
Apa kamu benar - benar aan mendiamkanku ?
Apa kamu mau hidup tanpa aku ?
Maafkan aku
Ak hanya ingin menghibumu
Aku hanya ingin sembuhkan lukamu
Maafkan aku yang mungkin tambah melukaimu

Tapi, bisakah aku meminta satu hal lagi ?
Aku ingin kau angkat dagumu setelah ini
Walaupun kau melihatku dengan tatapan benci
Bisakah kamu hidup baik - baik saja setelah ini ?

Hey, Kamu, Diriku!
Aku ada hidup yang sia - sia
Aku yakin, kedepannya kita lebih bahagia

Komentar

Postingan Populer